Senin, 23 November 2009
Bagaimana Hubungan Antara Lingkungan dan Pembangunan
Hubungan lingkunan dan pembangunan di saat ini tidak berjalan dengan lancar. Banyak dampak dari pembangunan yang tidak sesuai dengan aturannya. Seperti contoh kawasan kelapa gading,yang terbilang kawasan metropolitan tetapi apabila saat terjadi musim hujan,kawasan tersebut kebanjiran. Ini disebabkan karena infrastruktur yang tidak layak dan pembangunan yang tidak sesuai tempatnya.
Bangunan yang tinggi menjulang tersebut tidak memiliki kesempurnaan dari segi lingkungan, lagi pula membangun bangunan termasuk membuka lahan besar,dimana penyerapan air tertahan oleh beton-beton yang tebal itu. Dan dapat diperhatikan pohon-pohonpun hanya sebagian saja,dan akarnya pun tidak begitu dalam. Seharusnya setiap saat membangun bangunan seharusnya mementingkan resapan air dan pepohonan. Apa bila tidak ada pohon gimana kita dapat bernafas.selain itu bila jarang ada pepohonan makin panasnya bumi ini.
Definisi IPTEK Lingkungan dan Perkembangannya
Fungsi IPTEK dalam lingkungan sangat menunjang sekali. Salah satu dari perkembangan IPTEK untuk lingkungan yaitu, rekayasa genetika, kultur jaringan, bayi tabung, pupuk buatan, teknologi dan lain sebagainya.
IPTEK dalam lingkungan ini sudah berkembang luas ke pelosok negeri. Namun untuk daerah terpencil sulit di kunjungi. Seharusnya pemerintah menyalurkan dana kedaerah pedesaan supaya masyarakat pedesaan mendapatkan IPTEK.
IPTEK mendukung program pendidikan, dimana setiap murid supaya berpacu untuk menghasilkan karya-karya yang berguna bagi semua makhluk di bumi ini. Pemerintah pusatpun seharusnya menunjang hal seperti itu.
Pekembangan IPTEK sangat mengejutkan karena telah bermunculan teknologi robot, yang dapat membantu manusia untuk menjalanin suatu masalah sehari-hari
Rabu, 11 November 2009
Kemiskinan dan Keterbelakangan
Masyarakat
Kemiskinan itu sendiri merupakan sitem pemerintahan yang tidak sesuai dengan jalurnya,sehingga menimbulkan kekacauan dimana-mana.
Keterbelakangan suatu kaum disebabkan juga dari system pemerintahannya yang buruk. Keterbelakangan ini dimaksudkan dari system pendidikan yang memburuk karena sisitem pendidikan di Indonesia sekarang hanya wajib belajar sembilan tahun secara gratis, sedangkan di luar negeri pendidikannya setiap siswa wajib mendapatkan pendidikan dua belas tahun dan program beasiswa bagi siswa yang unggulan. Fasilitas belajar sangat komplit dan memadai,sedangkan di
Pemerintah seharusnya memberikan anggaran pembelanjaan negara 50% untuk pendidikan dan pentingkanlah pendidikan. Karena maju tidaknya suatu negara tergantung dari pemerintahannya,dan system pendidikannya.
Pertumbuhan Penduduk dan Kelaparan
Bertambahnya penduduk mengenai kelaparan,tidak jauh-jauh dari factor ekonomi yang mengerogoti kaum menengah kebawah. Ini didasarkan karena semakin memburuknya perekonomian bangsa
Dalam study kasus, yang saya pantau ada salah satu warga yang berbincang-bincang bersama saya, yaitu seorang pria dengan umur sekitar empat puluhan ,dibercerita bahwa dy telah dipecat karena tempat ia berkerja telah bangkrut ,sehingga menimbulkan kesenjangan social di dalam keluarga. Membuat dy beralih profesi menjadi seorang tukang ojek motor dengan upah yang pas-pasaan. Keluarga dy tak mampu memenuhi kebutuhan dari masing-masing individu,sehingga pria itu berupaya bekerja lebih keras lagi. Dapat dilihat dari study kasus ini bahwa inilah realita,mereka dilanda derita dari waktu ke waktu,apakah pemerintah sanggup menyelesaikan soal permasalahan tersebut?
Namun pemerintahpun ikut campur tangan dalam kasus ini,pemerintah memberikan program BLT (Bantuan Langsung Tunai),yaitu suatu bantuan pemerintah berupa dana yang berguna untuk kebutuhan dan bantuan ini diberikan setiap satu bulan sekali. Tetapi dapat disesalkan lagi,bahwa pembagian BLT ini tidak sesuai pada orang yang membutuhkan melainkan orang yang berkecukupan. Dan disaat mereka mengambil dana tersebut mereka sling berebutan dan ada beberapa dari mereka jatuh pingsan hingga terluka karena berdesak-desakkan. Program ini bermanfaat sekali pada kaum ekonomi kebawah dan seharusnya program bantuan ini harus tepat pada orang yang membutuhkan dan dengan pembagian yang tertata rapid an teratur.
Pertumbuhan Penduduk dan Penyakit yang Berkaitan dengan Lingkungan Hidup
Semakin padatnya suatu kawasan maka semakin mudahnya penyakit dapat tertular. Dalam study kasus, seperti Virus Flu Burung (H5N1),Virus Flu Babi (H1N1),HIV AIDS,Demam Berdarah (DB),Cacar,Tampek,Diare maupun hingga penyakit ringan seperti Batuk dan Influenza (Flu) merupakan penyakit yang mudah menular dengan cepat antar manusia.
Hal ini bisa terjadi dikarenakan sempitnya sirkulasi udara dan ditambah tercemarnya polusi dari kendaraan bermotor maupun sampah terbakar. Ini sangat fatal sekali bagi kelangsungan makhluk hidup.
Pemerintah tak diam saja tetapi pemerintah membuat program ASKES (ASuransi KESehatan). Yaitu asuransi kesehatan untuk orang menengah ke bawah,dimana ketika mereka berobat ke suatu rumah sakit akan mendapatkan keringanan biaya ataupun tanpa biaya sama sekali. Dan bagi pemakai ASKES mendapatkan obat generic,yaitu obat dengan harga murah dan bermutu.
Namun program ini mendapatkan respon yang bagus dari kalangan kebawah,tetapi sangat disayangkan karena hanya meringankan dan program ini belum menjalar hingga tempat terpencil. Sekarang pemerintah lagi di upayakan membangun Puskesmas untuk di daerah terpencil.
Pertumbuhan Penduduk dan Tingkat Pendidikan
Dalam kasus ini bertambahnya penduduk, membuat tingkat pendidikan menurun sangat derastis. Dapat di liat dari usia muda,banyak anak kecil yang putus sekolah dikarenakan factor ekonomi yang tidak mencukupi. Di usia dini mereka sudah mencari uang dengan mengemis atau lain sebagainya. Terkadang ada beberapa orang memanfaatkan mereka mengemis dengan paksa hanya untuk menghasilkan uang saja. Dan upah mereka tak sebanding dengan apa yang mereka kerjakan.
Namun pemerintahpun dengan tanggap memperbaiki mutu pendidikan itu. Dengan cara Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Rumah Pintar, Mobil dan Motor Pintar, Pendidikan Wajib 9 Tahun.
Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ini adalah suatu bentuk bantuan pemerintah berupa fasilitas buku bacaan atau sarana belajar siswa yang diberikan secara gratis tanpa biaya sepeserpun.
Rumah Pintar, Mobil dan Motor Pintar merupakan gagasan dari Ibu Presiden Indonesia,Ani Yudoyono dalam bentuk memajukan Indonesia terbebas dari kebodohan. Sarana dan Fasilitas itu berupa buku bacaan dan beberapa film tentang wawasan ilmu pengetahuan. Sarana dan Fasilitas ini dilakukan di tempat-tempat terpencil seperti pedesaan.
Pendidikan Wajib 9 Tahun adalah suatu program pemerintah dimana seorang anak dari menginjak kelas 1 SD hingga 3 SMP mendapatkan pendidikan secara gratis.
Dan baru-baru ini rencana pemerintah adalah membangun fasilitas internet di pedasaan,supaya masyarakat pedesaan mendapatkan fasilitas yang sama seperti masyarakat
Pertambahan Penduduk dan Lingkungan Pemukiman
Pertambahan penduduk dari tahun ke tahun sangat bertambah pesat di karenakan oleh berbagai factor. Karena bertambah pesatnya penduduk terjadi kesenjangan social,salah satunya rusaknya lingkungan pemukiman. Yang selayaknya pemukiman itu tertata bersih,nyaman,dan indah terawatt tetapi,berubah terbalik menjadi kotor dan berantakan.
Dapat dilihat di sudut
Padatnya pemukiman warga,menjadi banyak kendala,di antaranya; mudah terjadi kebakaran, lingkungan yang kotor, kebanjiran, pergaulan bebas. Namun disegi kelingkungan jarang sekali adanya kesadaran untuk kebersihan, mau tidak mau ketua RT dan RW sangat berperan penting untuk menjalin hubungan antar sesama.
Pemerintahpun telah membangun apartemen dan rumah susun untuk kalangan kebawah,tetapi sungguh disayangkan. Orang-orang dari kaum ekonomi atas menyerobot begitu saja. Di dunia ini tidak ada yang lebih penting dari uang dari ucapan kalangan ekonomi atas,menengah maupun kebawah.
Saran untuk pemerintah, harus bersikap adil, memantau kelapangan jangan duduk dibawah penderitaan rakyat, dan “JANGAN KORUPSI”
